Sindroma Metabolik, Lingkar Perut Tidak Normal

Seorang pasien laki-laki (41 tahun) dengan lingkar perut lebih dari 98 cm, berat badan 80 kg, tinggi badan 170 cm, merasa khawatir termasuk obesitas dan tidak ingin terkena penyakit serius. Seorang pasien laki-laki (41 tahun) dengan lingkar perut lebih dari 98 cm, berat badan 80 kg, tinggi badan 170 cm, merasa khawatir termasuk obesitas dan tidak ingin terkena penyakit serius. Memang pasien tersebut sudah termasuk kena ”Sindroma Metabolik” (lingkar perut lewat pusar >98 cm, normal lingkar perut harus < 90 cm pada laki-laki dan < 80 cm pada wanita), namun tekanan darahnya masih normal, yaitu 130/80 mmHg.

Adapun kriteria Sindroma Metabolik menurut NCEP-ATP III bila memenuhi tiga dari berikut ini:
1. Lingkar perut laki-laki >100 cm, wanita >88 cm (pada anak asia laki-laki > 90 cm, wanita > 80 cm)
2. Trigliserida > 150 mg/dl.
3. Kolesterol HDL laki-laki < 40 mg/dl, wanita < 50 mg/dl.
4. Tekanan darah > 130/85 mmHG5. Gula darah puasa > 110 mg/dl.

Sedangkan menurut WHO yaitu: Hiperinsulimenia dan/atau gula darah puasa >110 mg/dl, dan/atau gula darah dua jam setelah makan >140mg/dl.

Dan setidaknya dua dari berikut:
1. Obesitas (BMI >30 kg/m2)
2. Dislipidemia (TG >150 mg/dl, HDL kolesterol < 35 mg/dl)
3. Hipertensi tekanan darah >140/80 mmHG atau sedang meminum obat hipertensi.
4. Protein dalam urine >20 ug/menit atau rasio albumin/kreatinin >30 mg/kg
Pada kasus ini, didapatkan dari hasil pemeriksaan profil lemak telah berubah, yaitu trigliserida 280 mg%, kolesterol total 280 mg%, HDL kolesterol 38 mg%, LDL kolesterol 210 mg%. Jadi kesimpulannya si pasien telah mengidap Dislipidemia. Sedangkan gula darah puasa anda 122 mg%, saya khawatir anda sudah masuk ke pre diabetes (Insulin Resisten Sindrom). Saya anjurkan untuk melakukan konfirmasi test ke laboratorium atas petunjuk dokter spesialis yang berkompetensi Internist (Spesialis Penyakit Dalam).

Sekali lagi saran saya bagi penderita Sindroma Metabolik, Anda harus konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam yang berkompetensi di bidangnya.Obat yang harus diminum yaitu golongan insulin sensitizer yang bisa menurunkan resistensi insulin, yang paling murah dan mudah didapat ialah metformin. Metformin dosisnya per tablet 500 mg, diminum setelah makan, target dosis ialah 2 x 500 mg atau 3 x 500 mg sesudah makan. Dosis maksimum 3 x 1 gram. Efek samping yang terasa ialah mual, kembung, buang gas (kentut). Efek samping ini dapat dinetralisir oleh Omeprazole sekali sehari sebelum makan. Selanjutnya Anda harus diet rendah kalori, rendah lemak dan olah raga teratur, serta harus langsung berhenti merokok. Selamat mencoba.

Dapatkan informasi kesehatan
di inbox mu

Ayo berlangganan dan dapatkan berbagai informasi menarik dari kami

Terima kasih telah berlangganan

Maaf terjadi kesalahan

Add Your Comment

Dapatkan informasi kesehatan
di inbox mu

Ayo berlangganan dan dapatkan berbagai informasi menarik dari kami

Terima kasih telah berlangganan

Maaf terjadi kesalahan