Ginjal, Organ Berharga, Jagalah Kesehatannya -Pernefri Surabaya-

Di seluruh dunia, penyakit kronik yang tidak menular (terutama penyakit jantung dan pembuluh darah, hipertensi, diabetes mellitus dan penyakit ginjal kronik) telah menjadi ancaman utama pada kesehatan masyarakat maupun anggaran kesehatan. Di sebagian besar negara, kematian karena penyakit menular di perkirakan akan turun 3% dalam dekade yang akan datang. Sebaliknya, penyakit kronik yang saat ini sudah mencapai 72% dari seluruh beban penyakit pada masyarakat di atas usia 30 tahun-akan meningkat 17%. Biaya untuk mengobati penyakit kronik sudah mencapai 80% dari anggaran kesehatan dunia.

Selain itu, penyakit kronik akan menurunkan produktivitas penderitanya. Karena itu pencegahan penyakit kronik di harapkan dapat mengatasi sebagian besar masalah kesehatan dan krisis sosio-ekonomi dunia. Penyakit ginjal adalah penyakit yang umum dijumpai, berbahaya, tetapi dapat diobati. Penyakit ginjal sering tidak dipandang sebagai
bagian dari masalah kesehatan masyarakat dunia, padahal penyakit ini sering ditemukan di masyarakat, serta dapat mengenai setiap orang.

Penyakit ginjal dapat menyebabkan kematian dan kecacatan utamanya pada pasien Diabetes mellitus (kencing manis) dan hipertensi (tekanan darah tinggi). Dan dalam perjalanan penyakitnya, pasien dengan penyakit
ginjal kronik sangat rentan terkena penyakit jantung dan pembuluh darah dengan angka kematian dan kecacatan
yang tinggi pula.

Pada kenyataannya, jika penyakit kronik dapat dikenali secara dini, maka pengobatan dapat segera dimulai. Dengan demikian komplikasi akibat penyakit ini dapat pula di cegah.

Demikian pula pengenalan dan pengobatan Hipertensi dan Diabetes Mellitus secara awal serta berkesinambungan dapat mencegah penyakit kronis. Tetapi jika penyakit kronik di temukan pada tahap yang sudah sangat lanjut, maka sudah terlambat sehingga harus dilakukan terapi pengganti ginjal (Hemodialisis/“cuci darah”, Peritoneal
Dialisis atau Cangkok Ginjal).

Pengobatan ini merupakan beban besar bagi anggaran kesehatan; lebih dari 1,5 juta orang di seluruh dunia mejalani dialisis atau mendapat cangkok ginjal. Dengan pengenalan dini faktor resiko, kita cegah penyakit Ginjal Kronik.

Peningkatan kesadaran akan penyakit ginjal akan dapat menurunkan beban dunia akibat tingginya angka kematian dan kecacatan, karena penyakit jantung pembuluh darah (serangan jantung, gagal jantung, stroke dan lainnya) dan penyakit ginjal kronik. Pengenalan dini ini sebenarnya sederhana dan mudah, serta seharusnya sudah dimulai dari masyarakat umum dan dokter-dokter umum, yang merupakan lini terdepan dari penanggulangan
penyakit ginjal kronis. Hari Ginjal Sedunia yang diperingati pada tiap hari kamis minggu kedua bulan Maret (13/3), merupakan bagian dari usaha internasional untuk meningkatkan perhatian dan kesadaran mengenai ginjal serta penyakit Ginjal Kronik.

Hari Ginjal Sedunia di Surabaya

Di Surabaya, peringatan hari ginjal sedunia dilaksanakan melalui pemberitaan pada media massa, poster dan leaflet, serta seminar penyakit hipertensi dan penyakit ginjal kronik baik untuk dokter umum maupun masyarakat umum. Untuk tahun 2008, hari ginjal sedunia jatuh pada 13 Maret. Rencana kegiatan meliputi Simposium untuk Masyarakat Umum dan Dokter Umum di Surabaya, dan di beberapa kabupaten di Jawa Timur. Poster dan Leaflet yang akan disusun adalah mengenai Penyakit Ginjal Diabetik, Infeksi Saluran Kemih, Hemodialisis dan Cangkok Ginjal. Selain itu, pendidikan bagi masyarakat umum juga dilakukan melaui radio, televisi, media cetak serta pemasangan spanduk di rumah sakit- rumah sakit. Diharapkan dengan memperingati hari Ginjal Sedunia, maka pengenalan dini dan pencegahan penyakit ginjal kronik akan dapat ditingkatkan.

Dapatkan informasi kesehatan
di inbox mu

Ayo berlangganan dan dapatkan berbagai informasi menarik dari kami

Terima kasih telah berlangganan

Maaf terjadi kesalahan

Add Your Comment

Dapatkan informasi kesehatan
di inbox mu

Ayo berlangganan dan dapatkan berbagai informasi menarik dari kami

Terima kasih telah berlangganan

Maaf terjadi kesalahan